SELAMAT DATANG - Percayakan anak, adik dan saudara anda pada kami !

Menyelami Makna Tema Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023

Dalam Gereja Katolik Indonesia, bulan September merupakan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Gereja Katolik yang bertujuan untuk menggerakan umat agar lebih mencintai Kitab Suci.

Dengan mengangkat tema "Allah Sumber Kasih dan Keselamatan" Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023 kembali mengajak kita sebagai umat Gereja Katolik di Indonesia untuk merenungkan kembali sosok Allah, sang Pencipta.

Dalam perjalanan spiritual manusia, banyak dari kita mencari makna dan kebahagiaan sejati dalam hidup. Kita mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang tujuan eksistensi kita dan bagaimana kita dapat hidup dengan penuh makna. Dalam pencarian ini, banyak yang menemukan jawaban dalam agama, seperti dalam agama Katolik. Salah satu ajaran yang paling mendasar dan penuh kasih dalam agama Katolik adalah sifat Allah yang digambarkan dalam kalimat: "Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia."


Kalimat ini adalah kutipan dari Alkitab, tepatnya dalam Kitab Yunus 4:2: "Engkaulah Allah yang Pengasih dan Penyayang, yang Panjang Sabar dan Berlimpah Kasih Setia". Kalimat ini memberikan gambaran mendalam tentang karakter Allah dalam pandangan agama Katolik.

Pengasih dan Penyayang
Allah dalam ajaran Katolik adalah Allah yang penuh kasih. Dia adalah sosok yang mengasihi setiap makhluk-Nya, tanpa pandang bulu. Kasih-Nya yang tak terbatas ini mencakup kasih sayang, perhatian, dan belas kasih terhadap semua ciptaan-Nya. Ia adalah sumber cinta sejati.


Panjang Sabar
Sabar adalah salah satu atribut utama Allah dalam agama Katolik. Allah tidak hanya mencintai kita, tetapi juga bersabar dengan kesalahan dan kegagalan kita. Ia memberikan waktu kepada manusia untuk bertobat dan kembali kepada-Nya, tanpa mengenal batas.

Berlimpah Kasih Setia
Kasih setia Allah adalah konsep yang sangat penting dalam iman Katolik. Ini berarti bahwa Allah tidak hanya mencintai kita pada saat-saat baik, tetapi juga pada saat-saat sulit dan penuh dosa. Kasih setia-Nya tidak pernah berubah, bahkan ketika manusia mungkin meninggalkan-Nya.


Dalam kutipan ini, kita mendapati panggilan untuk menjalani kehidupan yang tercerahkan oleh cinta, kasih sayang, dan kesabaran yang sama yang Allah tawarkan kepada kita. Ini adalah panggilan untuk mencintai sesama kita dengan penuh kasih, memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berubah, dan menjalani kehidupan yang penuh dengan kasih setia.

Dalam hidup yang sering kali penuh dengan ketidakpastian dan kesulitan, kutipan ini mengingatkan kita bahwa kita tidak pernah sendirian. Allah selalu hadir, mengasihi kita tanpa syarat, dan siap untuk memberikan kasih dan kasih sayang-Nya kepada kita. Oleh karena itu, kita sebagai umat Katolik dipanggil untuk mencerminkan sifat Allah yang pengasih, penyayang, panjang sabar, dan berlimpah kasih setia dalam hubungan kita dengan sesama manusia.

Dengan memahami dan merenungkan kutipan ini, kita dapat menemukan kedamaian dan makna dalam hidup kita, dan mengubah hidup kita menjadi saksi nyata akan kasih Allah yang luar biasa.

Oleh : 
Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katholik


3 Komentar

Rosaliaelisa - 27 Oct 2023

Aku akan belajar giat lagi

Admin - Admin

Tetap semangat, Tuhan selalu menuntun kita.

Enny - 29 Sep 2023

Siapa tokoh kunci selama katekese nasional berlangsung

Admin - Admin

Menurut penulis tokoh kunci selama katekese adalah umat.
Karena yang menghayati dan merenungkan tema dari setiap katekese adalah umat sendiri.
Inti dari kegiatan katekese adalah sharing pengalaman iman umat.
Semoga membantu !

Gisel Manurung - 21 Sep 2023

Jawab pertanyaan ku gak ada, tapi ulasannya bagus.

Admin - Admin

Penulis hanya mencoba menyelami makna dari tema BKSN 2023. Semoga membantu !

Kirim Pesan