SELAMAT DATANG - Percayakan anak, adik dan saudara anda pada kami !

Saat Guru Menjadi Teman Sejati

Di sebuah sekolah, ada seorang guru yang sangat istimewa bernama Ibu Maria. Ia bukan hanya seorang pendidik yang berdedikasi, tetapi juga telah berhasil menjalin hubungan yang akrab dengan murid-muridnya. Khususnya, ada satu siswa yang sangat dekat dengannya, namanya Indri.


Indri adalah seorang anak perempuan yang cerdas, tetapi memiliki kesulitan dalam berbicara dan berinteraksi sosial. Ia memiliki gangguan perkembangan komunikasi yang membuatnya sering merasa terisolasi dari teman-temannya. Namun, Indri memiliki guru yang peduli dan sabar, Ibu Maria.

Setiap hari setelah pelajaran berakhir, Ibu Maria selalu menyempatkan waktu untuk duduk bersama Indri di ruang guru. Mereka akan berbicara tentang segala hal yang menarik minat Indri, seperti buku-buku tentang ilmu pengetahuan alam, bintang-bintang di langit, dan seni tari. Ibu Maria selalu mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan dukungan penuh pada impian-impiannya.


Suatu hari, Indri tiba-tiba bertanya, "Ibu Maria, mengapa aku selalu kesulitan berbicara dengan teman-temanku?"

Ibu Maria tersenyum lembut dan berkata, "Indri, setiap orang memiliki keunikan mereka sendiri. Kamu adalah seorang anak yang istimewa dengan cara sendiri. Bukannya kesulitan, itu adalah bagian dari keunikanmu. Dan ingat, teman sejati akan menerimamu apa adanya."

Indri merenung sejenak, lalu ia berkata, "Tapi, Ibu Maria, aku ingin memiliki teman seperti Ibu."

Ibu Maria tersenyum dan memeluk Indri erat-erat. "Kamu sudah memiliki teman, Indri. Aku selalu di sini untukmu, dan kamu juga punya teman-teman lain yang peduli padamu."

Indri merasa hangat di dalam hatinya. Ia mulai merasa lebih percaya diri dan berani membuka diri kepada teman-temannya. Ibu Maria telah memberinya lebih dari pelajaran di dalam buku teks; ia telah memberikan Indri keyakinan pada diri sendiri dan arti sebuah persahabatan yang tulus.


Saat waktu berlalu, Indri semakin berkembang dan menjadi pribadi yang lebih sosial. Ibu Maria tetap menjadi teman dan mentornya yang setia. Mereka berdua telah membuktikan bahwa hubungan guru dan siswa bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang memberikan dukungan, cinta, dan kepercayaan diri kepada anak-anak.

Cerita tentang Indri dan Ibu Maria semoga menjadi inspirasi bagi seluruh guru, mengingatkan semua orang akan kekuatan hubungan manusiawi yang bisa terjalin antara seorang guru dan siswa. Ibu Maria telah menjadi bukti bahwa guru dapat menjadi teman sejati yang membantu merintis jalan ke masa depan yang lebih cerah untuk para siswa mereka.

Oleh :
Guru Mata Pelajaran Sejarah

Mading Sekolah Lainnya :


0 Komentar

Kirim Pesan